Pada artikel berikut ini akan dijelaskan beberapa kerusakan yang sering terjadi pada ampli gitar, bass, keyboard, atau sound system. kerusakan yang akan kita bahas adalah masalah tone control ampli yang mana sering kita alami. suara kecil, modulasi dan tone tidak maksimal, dan tombol tidak berfungsi dengan baik. pada artikel ini akan dibahas beberapa problem dan mengatasinya.

Memeriksa Bagian "Power Ampli" terlebih dahulu
Sebelum memulai perbaikan pada tone control ampli terlebih dahulu kita harus mengetahui dan memastikan apakah memang betul tone control yang bermasalah. tenaga kita akan sia -sia jika ternyata bagian power yang rusak, bukan tone control. padahal sudah lelah utak atik tone control. cara yang baik untuk mengertahui nya adalah dengan cara melepas semua sambungan yang menghubungkan tone control dan Power ampli. untuk mengetahui tentang power ampli, baca di artikel Bagian Power Pada Amplifier.
NB : Subscribe Chanel Yutub Kami
(Baca Juga : Bagian Power Pada Amplifier Atau Sound System)
Pada umumnya sambungan penghubung tone control ke power terdiri dari tiga kabel yaitu Left(L), Right(R), dan Ground. namun pada beberapa merk amplifier tidak menuliskan mana bagian negatif, positif dan ground. kita cukup melihat tata letak komponen agar mengetahui dimana letak sambungan kabel tersebut.
Tonton Juga Cara Mengetahui Tegangan Amplifier
Cara yang efektif ialah menyentuh sedikit saja salah satu bagian penyambungan kabel ke power, jika mengeluarkan suara "BBRRDDDDRRRRRRDDD" yang cukup keras. maka itu adalah bagian R atau L. jika ampli kita berstatus Mono berarti kabel yang berbunyi ketika disentuh adalah salah satu dari R dan L. karena pada sistem mono hanya terdapat dua jalur audio IN Postitif dan Ground.
Setelah kabel dilepas sentuh bagian input power ampli. bagian input adalah tempatu masuknya sinyal output dari tone control. kita sentuh pelan saja agar tidak merusak speaker. karena audio yang keluar akibat sentuhan kita akan terjadi tiba-tiba pada speaker, sehingga membuat keget membran dan kumparan speaker. kita sentuh pelan saja. jika bunyi terdengar tidak terdengar pada speaker maka dipastikan bagian power ampli sudah rusak. namun jika ternyata berbunyi, berarti bagian power ampli dalam keadaan baik.
Tapi jangan lupa untuk memeriksa keadaan speaker apakah masih bagus. caranya, tempelkan ujung multitester ke bagian terminal - + speaker, putar pilihan multitester kebagian OHM, lalu dengar, jika speaker berbunyi "krrrk, krrkk" berarti speaker masih bagus.
(Baca Juga : Mengatasi IC Atau Transistor Power Amp Cepat Panas)
Kini kita yakin bahwa power dan speaker dalam keadaan baik. berarti masalahnya sudah tentu berada pada tone control atau mungkin circuit tembahan yang dimasukkan ke amplifier. seperti switch dan efek yang dirangkai berbentuk Digital. ada beberapa merk ampli terbaru yang sudah menggunakan berbagai circuit tambahan untuk memperindah ampli produk buatan mereka.
Memeriksa Arus yang Masuk pada Tone Control
Pada tahap selanjunya, kita memeriksa bagian tone control. yang pertama harus diperiksa adalah bagian catu daya tone control itu sendiri. ini merupakan hal wajib yang harus dilakukan oleh tehnisi audio elektronik. sebelumnya sobat harus baca tentang "Blok Penyusun Tone Control Amplifier" agar bisa mengerti tahap selanjutnya. pada umumnya bagian output tegangan catu daya berkisar antara 9 volt, 12 volt dan 15 volt. tergantung merk ampli tersebut. jika tegangan pada output catudaya kurang dari 9 volt, maka dipastikan ada masalah pada catu daya ampli.
(Baca Juga : Blok Penyusun Tone Control Amplifier)
Tahap berikut ini merupakan tahap yang paling seru saya rasa. disini kita harus mempersiapkan alat ukur listrik yaitu multitester. namun sebelum melakukan pengukuran, kita harus perhatikan setiap penyambungan komponen bagian atas PCB maupun bagian bawah PCB barangkali ada yang terputus. dan kita lihat kondisi komponen barangkali ada yang hangus. lalu kita lakukan penyambngan dan penggantian komponen agar mantap untuk melanjut ke tahap mengukuran tegangan pada rangkaian.
Memeriksa Komponen Semikonduktor Aktif seperti IC dan Transistor
Nah sekarang kita lakukan pengukuran. terlebih dahulu colokan ampli disambung ke listrik rumah. biarkan tone control dalam keadaan terhubung arus listrik. hati2 awas sampai ke setrum atau basah. walaupun tegangan di bagian circuit tone control sudah berbau DC alias tidak nyetrum ada baiknya kita tetap berhati-hati. setelah itu arahkan penunjuk multitester ke bagian Volt DC. untuk lebih lengkapnya sobat bisa tonton pidio nya langsung di chanel yutub canma rumabutar.
Lalu letakkan ujung probe multitester warna hitam ( Negatif) ke bagian ground rangkaian atau bisa juga ke chasing ampli. itu adalah bagian groundnya. setelah itu cari transistor dan IC, lakukan pemeriksaan satu persatu dengan menyentuhkan unjung multitester warna merah ke kaki bagian input dan output setiap komponen saeperti IC dan transistor.
Jika tegangan inputnya contoh 9 volt namun keluaran atau outputnya jauh lebih rendah seperti 1 volt-2 volt, maka kita wajib memeriksa komponen tersebut. bila dia transistor, cabut dan lakukan pengukuran dengan multitester, setting penunjuk ke bagian OHM. cara mengukur transistor baca di artike yang saya tulis sebelumnya tentang mengenal Transistor.
Seharusnya untuk tegangan output IC yang disupply dengan arus adaptor bipolar 9 volt adalah setengahnya yaitu 4,5 sampai 5 volt. Jika tone control tersebut disupply dengan menggunakan arus masuk adaptor bipolar 24 volt, maka tegangan output ic haruslah 12 volt dengan cara pengukuran probe hitam ke ground adaptor dan probe merah ke kaki output IC. Pada umumnya ampli dan tone controlnya memiliki sistem stereo, untuk mensupply sistem seperti ini dibutuhkan adaptor dengan sistem bipolar yaitu negatif, ground dan positif. setiap melakukan pengukuran komponen harus dimulai dari ground dan positif.
(Baca juga : Mengenal Transistor)
Pada umumnya kerusakan pada tone control sangat didominasi oleh komponen IC. cara memeriksa IC yang rusak tidak dengan mencabut lalu mengukurnya, namun melakukan pengukuran langsung pada PCB Circuitnya. ambil multitester, lalu probe hitam sambungkan ke bagian ground atau negatif rangkaian circuit tone control, lalu probe merah di sentuhkan ke semua kaki IC.
Bila tegangan outputnya dibawah 5 volt maka IC tersebut sudah pasti rusak. pada umumnya tone control menggunakan IC type 4558D, 471 dan TL072. namun ada beberapa merk ampli yang menggunakan IC jenis berbeda pada tone controlnya. bila ada yang kurang jelas, teman sekalian boleh bertanya pada kolom komentar. Trims.
saya suka cara anda menyampaikan suara ini , "BBRRDDDDRRRRRRDDD" dan "krrrk, krrkk" bikin ketawa aja :D
BalasHapusHaha. Iya.. Thanks atas kunjungannya mbak
HapusMas mau tanya klo tune control semua potensio gk berfungsi trs dua resistor di input tegangan panas berlebihan penyebabnya knp ya
BalasHapusPenyebabnya macem2 mas. Bisa karena tegangan dari power supplynya overload dan bisa jdi krna ada dioda yg short. Saran ane coba transistornya trus periksa. 6 kali pengukuran kakinya, multitester brgerak 2 kali saja. Klo lbih dari 2 kali tuh transistor udah rusak. Trus cara lain coba masukkan kembali transiator(jika msh bagus) lalu solder dan ukur tegangan inputnya.
Hapustrimaksih mas sekarng tune control PA saya sudah brfungsi lagi trnyata penyebbnya ada pad TR ny, tanya lagi mas klo cara star grondiing dengan trafo terpisah gmana mas? misal trfo PA sendiri dan trafo tc sendiri gimna mas caranya
BalasHapusMnurut saya, klo trafo PA dan T Control sendiri2 itu baik akan tetapi lebih ribet karena harus merakit rangkaian adaptor pada trafo yang satunyanya lagi. Terkait dengan star ground, tetap harus diambil dari jalur CT trafo (bila ampli masbro stereo). CT artinya Central Tap, penamaan ini berasal dari trafo. Sambungan trsebut digubungkan ke Box ampli. Saran ane agar suara ampli bersih, gunakan adaptor atau power supply yang menggunakan IC regulator dengan bipolar voltage.
Hapustrimakasih mas tc PA saya sudah brfungsi lagi, oh iya mas klo star grond dengan trafo terpisah dalam satu box gmn mas misal trafo PA sendiri trs trfo tc sendiri biar tidak terjadi loping grond mohon pencerahanya mas
BalasHapusmakasih mas tc saya sudah berfungsi lagi, tnya lagi mas klo star grond dengan trafo trpisah dalam satu box gmn mas misal trfo PA sendiri trfo tc sendiri biar tidak terjadi loping grond
BalasHapusmakasih mas tc saya sudah berfungsi lagi, tnya lagi mas klo star grond dengan trafo trpisah dalam satu box gmn mas misal trfo PA sendiri trfo tc sendiri biar tidak terjadi loping grond
BalasHapusbrarti kedua ct eklco trafo digabung ya mas trs konik ke cesing amfli ya?
BalasHapusYup betul sekali masbro.. Karena penggabungan positif negatif elco yg juga terhubung ke ct trafo.
Hapusoke trmksih masbro bermanfa,at sekli ilmunya apa lagi untuk orang awam sperti saya sekli lagi trima kasih
BalasHapusSipp sama2 mybro.. Ditunggu pertanyaan selanjutnya.
HapusBang mautanya kan saya habis merakit amplifier tone controlnya pake parametic bell machintosh suara bass nya itu masih kurang pulen kira2 kalo playernya saya kasih hu mobil bagaimana ya..
BalasHapusTrus apakah tanpa tone control hu langsung ampli rakitan suara bisa bagus.. Makasih sblumnya
dicoba dulu aja tanpa tone control.. Klo trnyata suara bass masih loyo. Brarti ada mslh di power amp yg bro rakit.
Hapusmas bro mawu tanya klo kit power yang enak merek apa mas bro
BalasHapusKlo mnurut ane, dari segi rangkaian, semua merk bagus mas.
HapusBila ingin bagus, tinggal ganti transiator penguat akhir atau IC pnguat akhir bawaan dari power tsb. Ganti dengan transiator atau IC yg kualitas bgus dan mahal tentunya.
masbro mawu tnya , cara menyesuaikan travo dengan wat power amfli gimana masbro? mohon pencerahanya
BalasHapusSemakin tinggi watt ampli maka trafo yg digunakan haruslah ampere yg tinggi. Contoh untuk ampli 150- 300 watt ane saranin pake yang 5 Ampere supaya gak dengung dan tidak loyo suara amplinya
Hapusmas, saya mau tanya. saya punya ampli gitar. saat saya mau kecilin volume nya gak bs mas. padahal udah d kecilin sampai hbiz.masih tetap bersuara cukup keras. masalah nya apa y mas?
BalasHapusMin, saya punya speaker keyboard amplifier saya tes tanpa pakek tone control suaranya bagus tapi klo volume dinaikin suaranya krek2 kayak suara kerupuk, kira-kira komponen apa yang rusak nya min?
BalasHapusBisa Jadi speaker brmasalah. Koker kumparan menyentuh dinding besi sehingga menimbulkan getaran tidak terkontrol pada membran speaker dan semakin jelas terdengar menuju kertas corong speaker bila volume dinaikkan.
HapusSelain itu, bisa jadi mslh timbul karena IC penguat akhir pada power amp sudah soak.
Ini mau tanya kalo suara bass pada speaker simbada bunyi tapi sangat pelan yg rsk apanya ya
BalasHapusPnyebabnya ada beberapa mas.
Hapus1.IC power amplinya bisa jadi udah soak.
2. Ada masalah pada tone control. Bisa dukarebakan ic mix nya lemah. bisa juga ada komponen yg goyang. Bisa juga karena potensio udah ujur.
3. Mungkin speakernya bermasalah. Coba periksa sambungan speaker. Dan fisik speaker. Apakah kertas konusnya bergerak bebas.kalo tidak berarti speaker rusak. Mengakibatkan suara bass gak kluar.
Itu tr penguat akhir udah soak bro. Trus bisa jadi speakernya juga bermasalah. Silahkan di cek satu persatu.
HapusMas saya mau tanya, saya habis ngerakit power sound. Tp knpa suara yang keluar kok pelan dak bisa nyaring, saya pake trafo 3A 2elco 6800 trus pake PA yang mono 150 sama TC nya mono subwofer
BalasHapus1. Cara pasang semua komponen power supply coba diperhatikan lebih teliti mas Apakah sudah sesuai. Trafo. Elco dan Dioda penyearah. Apalagi PA yg digunakan Mono maka keluaran tegangan adaptor usahakan hanya ada jalur + dan - . tidak perlu pakai jalur ground walaupun pada kenyataannya memang power supply dgn + - dan gtound juga bisa untuk mensupply PA yang mono bila benar cara menghubungkannya.
Hapus2. Jika power supply sudah beres, coba hubungkan ke PA. Jgn lupa sambung ke speaker. Dan tone control nya di lepas dulu. Setelah itu sentuh bagian input PA. Kalau bunyi "dddrrrrd" lemah berarti PA dlm masalah. Kalau bunyi tsb kuat. Berarti PA aman.
3. Lanjutkan dengan menyambung tone control ke input PA. Tentunya jgn lupa beri tegangan ke tone control sesuai yg tertera di PCB. Setelah itu sentuh input tone control, naikkan volume beberapa level. Bila tidak terdengar bunyi "Ddrrrddd" pada speaker maka ada problem di tone control. Coba periksa teliti semua penyambungan kabel tegangan dan kabel signalnya.
Mas mau tanya saya merakit power class d punya bell (kit hrdb) pakai trafo toroid 5 ampere tegangan 52 vac.. tapi suara yang keluar kok kecil ya.. apa ada yang kurang ya... klu ampere nya kecil yng pengaruhi mas.. tks...
BalasHapusAmperenya udah sesuai kok mas. Trus klo tegangan diperiksa memang sudah mencapai 52 volt dan penetuan CT maupyn non CT nya sesuai, berarti tidak ada msalah dari segi power supply nya.
HapusAne saranin coba di cek kembali tata letak komponen dan instalasi kabel2nya.
Saya merakit sendiri amplifier mencari tutor di Google. Nah kemaren saya pasangkan tone control. Amplifier saya menggunakan saya yg di ambil dari trafo ct 18 volt 5A, lalu output dari power supply nya yg + saya gunakan untuk tone control. Saya pakai beberapa hari normal saja. Tapi kemarin gk saya pakai sekitar 10 hari terus tak nyalakan bagian bass-nya bermasalah. Suaranya bass-nya jadi rusak. Itu kira² tone control bagian mana ya yg bermasalah?
BalasHapusPermasalahan kedua, yg tone control dilepas, kabel right left saya sentuh salah satunya gk bunyi. Itu bagaimana ya mas solusinya? Terimakasih
Menurut diagnosa sementara, sepertinya kerusakan yang terjadi dikarenakan oleh kesalahan dalam pemasangan jalur tegangan dan power supply nya.
HapusMemang amplifier tetap akan menyala, namun akan mengalami beberapa problem pada waktu tertentu.
Yang perlu diingat bahwa tidak semua rangkaian amplifier di google itu benar adanya. Bisa saja jalur dan nilai komponen dituliskan tidak sesuai. Saran ane beli saja rangkaian power amplifier yg sudah jadi, sehingga kita tinggal merakitnya.
Coba periksa tegangan dari adaptor/supply apakah sudah memenuhi 18V - CT - 18V. Kalau sudah, maka masbro fokus dulu memriksa bagian power amp nya. Jalur2 pcb dan nilai komponen apakah sudah sesuai. Jika tidak maka ini akan mengakibatkan transistor
Pnguat akhir rusak sehingga salah satu bahkan kedua bagian (left/right) akan rusak.
Setelah itu periksa pemasangan jalur tegangan ke tone control. Pada umumnya tegngan untuk tone cntrol adalah 12volt. Selain itu kita harus teliti jangan sampai terjebak karena ada beberapa tone control yg sudah dilengkapi rangkaian adaptor didalamnya. Bila kita tidak teliti maka secara tidak sadar kita akan menyambungkan output adaptor utama ke bagian input tegangan tone control, jelas hal ini akan mnyebabkan adaptor utama akan bkerja berat bahkan mngalami crash karena kita telah membuat adaptor mensupply adaptor, jeruk makan jeruk.
Jika tone control sudah memiliki rangkaian adaptor didalam nya, maka cukup menghubungkan lngsung dari trafo, jangan dari rangkaian adaptor utama yg masbro rakit. Dan perhatikan jalur + CT dan - nya.
Memang sulit bagi saya memberi solusi yg pasti karena tidak terjun langsung melihat kondisinya. Namun dikarenakan jarak dan waktu yg tidak memungkinkan.
Semoga jawaban diatas bisa membantu.
maaf nanya lagi, tone control stereo biasanya menggunakan daya brp volt ya? di PCB tone control yg saya beli tidak tertera voltasenya, hanya tertera "+" saja.
BalasHapusini tone control saya : http://prntscr.com/ffq5q8
terima kasih
Pada umumnya menggunakan 12 volt. Namun ada beberapa merk dan jenis yg mnggunakan 18 volt bhkan 25 volt
Hapussiang kang....,tc aku punya polytron big bang jadl.suaranya sebelah mati, dah itu dengung lagi....,kira kira apanya ya kang...?power oke.aku langsungi skrng pake potensio.
BalasHapusUdah ane jawab pada pertanyaan sbelumnya bro. Coba dibaca komentar diatas. Ada problem yg serupa dengan masbro dan sudah ane jawab.
HapusMas nya jgn terlalu memuji. Hhe. Saya juga msh tahap belajar koq.
BalasHapusMenanggapi pertanyaan atas Echo yg sudah di sambung ke Amplifier mnurut ane mas perlu cek dulu sistem balance yang ada pada Amplifier. Karena pada dasarnya bila Perangkat audio Amplifier bersifat Stereo (R dan L) maka pasti ada pengatur balance antara R dan L nya berupa Potensiometer putar maupun geser.
Namun jika ternyata pada Amplifier mas tidak ada pengatur balance nya, ada 3 hal yang harus dilakukan untuk menanggulangi pnyebab Suara Ampli jadi kecil setelah disambung Echo.
1. Periksa kualitas Kabel audio dari out Echo ke In ampli.
2. Periksa tegangan untuk Rangkaian Echo itu sendiri bila membeli digital echo hanya berupa rangkaian kit nya saja. Namun jika digital echo yg dibeli sudah full set atau baru dengan box dan kabel Ac, tidak perlu memeriksa tegangan Echo.
3. Coba test Sambungan Echo ke bagian L Amplifier, jika suara sama saja dengan R,berarti Amplifier baik2 saja. Namun jika bagian L jauh lebih kuat suaranya maka Ic atau Transistor pada Power Amp sudah lemah bagian R nya. Maka harus diganti.
Gpp mas, sudah kewajiban ane buat jawab smua pertanyaan.
BalasHapusDigital Echo membutuhkan sedikit impedansi kuat arus(Ampere) itu artinya tidak ada masalah jika menggunakan Trafo 2Ampere (2000mA).
Suara sember bisa jadi karena:
1. spull microphone yang kualitasnya kurang.
2. Spull speaker yang sudah soak hingga menyentuh dinding besi magnet yang akhirnya akan berbunyi sember.
3. Ic atau transiator Power sudah lemah
4. Rangkaian Adaptor yang kurang sesuai untuk mensupply Echo.
boleh tanya ya...saya punya ampli miriplah dg punya anda di youtube, kasusnya tidak balance suara kecil sebelah, di transistor powernya juga panasnya sebelah gak imbang, malah panas sekali dari biasanya, untuk keluaran suara yang sebelahnya normal aja, mohon pencerahan hehehe...trims
BalasHapusPeriksa tegangan input Transistor power. Harusnya sih semua transistor tegangan ke inputnya sama mas.
HapusItu sudah tentu potensio nya yang bermasalah gan. solusinya ada 2. yaitu pake contact cleaner( disemprot ke jalur putar potensio) tapi menurut ane, cara ini kurang bagus karena dengan menggunakan contact cleaner, maka rotor(putaran potensio akan terasa seperti ngeloss, dan suara kresek belum tentu 100% hilang. ini pengalaman ane.
BalasHapusCara yang kedua yaitu beli baru saja. dengan catatan, ketika menyolderkannya ke rangkaian,solder jangan terlalu lama nangkring di kaki potensio, panas akan menyebabkan jalur arang dalam potensio menjadi aus, dan kembali lagi deh kreseknya. usahakan menyolder jangan lebih dari 3 detik setiap kaki komponen ke rangkaian.
gan ane mau tnya knp pramitrex ane kok hidup sebelah pdhal ane bru aje beli.. msih baru udh tak sambung malah hnya hidup yg kanan aja.. yg kiri gk mau ngeluarin grond.
BalasHapusklo bs hub ane gan..
083853242372.. trim ksih ats bntuan ilmunya..
Perhatikan penyambungan ke power amp sesuai kabel left rightnnya dan tentunya jack atau kabel rcf harus yg stereo.
BalasHapusLalu perhatikan juga sumber signal audionya sperti dvd, mp3 atau handphone, soket atau jack untuk out signal harus stereo agar bisa diproses balancenya oleh tone control.
Bunyinya kresek..kresek gak? kalo hanya kadang nyambung kadang nggak, itu mungkin saja disebabkan solderan kaki potensio ke pcb sudah kendur. tapi kalau bunyinya kresek gitu lebih baik potensionya diganti saja mas. pake cleaner juga percuma, yang ada malah puteran potensio jadi terasa longgar
BalasHapusMas mau tanya ampli saya merk polytron volume gak mau di kecilkan, padahal potensionya sdh saya ganti yg baru
BalasHapusCoba cara ini bro :
BalasHapus1. Perhatikan penyolderan, harus benar2 lengket. dan menyolder kaki potensio tidak boleh terlalu lama, kalo panas berlebihan jalur arang yang ada dalam potensio akan luka sehingga proses tahanan tidak berkerja maksimal.
2. perhatikan jalur tembaga pcb yang ada pada kaki potensio, bisa jadi terkelupas secara kasat mata karena tekanan pada saat membuka potensio dan memasukkan yang baru. untuk memastikannya pake multi tester,
3. Lihat kaki komponen lain yang searah ke potensio, mungkin ada yang goyang sehingga proses transfer tegangan terganggu. untuk mengatasinya solder semua kaki komponen dengan timah.
semoga bisa membantu.
Jadi begini...Mas harus pastikan terlebih dahulu apakah modul mp3 yang menyatu pada speaker box tersebut masih bagus atau sudah rusak.
BalasHapusCaranya yang lebih real untuk membuktikannya adalah, lepas sambungan kabel output signal dari mp3 yang menuju tone control, atau seluruh kabel dari mp3 ke tone control lepas aja semua. nah setelah itu, sentuh dengan obeng bagian input signal yang pada tone control tempat penyampungan output signal dari mp3 tadi. Jika terdengar suara brrrdddddddd pada speaker, berarti tone control sebenarnya bagus, dan modul mp3 lah yang mengalami kerusakan.
Coba periksa solderan kaki switch yang melekat ke pcb. perhatikan apakah ada tembaga pcb untuk kaki switch ada yang terkelupas, pastikan dengan mendeteksi pakai multitester.
BalasHapusItu oc op amp jebol kayaknya bro. Itu akibat tegangan dari adaptor melebihi kapasitas. Coba priksa lebih dulu tegangan masuk tone control
BalasHapusOp amp atau operational amplifier itu adalah IC bro, IC OP AMp itu seperti 4558D, 741, TL702 dan masih banyak lagi
BalasHapusGan mau tanya nih kenapa ya speaker aktif saya timbul suara kresek-kresek walau dalam keadaan diam tanpa input dan tanpa sentuh potensio dan volume minimum.tr final menggunakan tip41 tip42 dan tr udah saya cek masih normal.kira-kira masalanya dibagian mana ya gan,apa dibagian tonecontrol atau dmana.saat datang bunyi kresek kresek itu kaya timbul tegangan di speaker,soalnya speaker sampai terbakar,dan oernah dganti speaker yang baru juga masih terbakar karna timbul suara kresek kresek tadi. Mohon pencerahanya ya gan. Terimakasih.
BalasHapusMnanggapi mslh agan, kasus speaker seperti itu pssti ada yg tdk beres pada bagian penguat akhir amplifier. Aplgi sampai speaker prnh terbakar. Ane pernah bahas hal ini pada artikel blog ini. Silahkan search artikel ,mngatasi ic cepat panas. Ini ada hubungannya pada kasus ampli agan.
BalasHapusItu cara nyambungnya udah salah bro. Udah kebalik. Harusnya kan output pre amp masuk ke line in tone control. Klo kebalik, bisa trjadi crash dan Suara tidak normal.
BalasHapusPada line mic ampli gitar itu terdapat rangkaian pre amp.
Cara agar bisa di stem seimbang ialah harus bongkar amplinya. Pada pcb tone control bawaan dalam ampli, agan cari line in nya. Hubungkan dengan kabel menuju soket jack atau soket rcf mirip colokan vcd. Tentunya harus ada perombakan dikit pada box ampli agar lobang line in bisa digunakan saat box ampli ditutup.
Jadinya ampli sudah memiliki line input tersendiri dan line mic juga.
Tone control yang agan beli tidak usah digunakan lagi. Karena ampli sudah punya line in.
Itu cuma skedar saran bro.
Semua komponen aktif diganti aja mas, termasuk ic LM 741. Ic trsebut tergolong sensitif namun fungsinya vital, Sama seperti Tr Final yang udah mas ganti.
BalasHapusDugaan saya sih mungkin komponen transistor penguat akhir bagian power itu sudah bermasalah bro.
BalasHapusItu mungkin ic brmsalah. Untuk mbuktikannya, ukur tegangan in out ic.
BalasHapusIni yg bener yang mana mas? nanya tentang TC atau PA..?
BalasHapusSaya gak bisa mengira" bagian mna yg rusak. Gini aja. Priksa dulu pre amp mic nya.
BalasHapusMaaf bro, saya lihat di kolom moderasi saya, Pertanyaan anda knapa di potong-potong. Harap buat pertanyaan satu kolom saja, jgn di belah-belah. Mohon maaf kita gk bisa jwb prtnyaannya
BalasHapusYg mau saya tanyakan "TN" itu apa bro?? Mohon penulisannya yg umum saja.
BalasHapusMenanggapi problemnya :
Periksa tegangan mulai dari awal Masuknya arus listrik ke rangkaian itu bro. Biasanya tertulis DC in. Ukur tegangan dengan multi tester sambil ikuti jalurnya dgn teliti, pasti ktmu komponen mana yg bermsalah
Contoh : Kita gak boleh langsung vonis R220 rusak hanya gara2 dia panas.blm tentu. Bisa saja R220 panas, karena komponen lain sebelum dia ada yg rusak.
Ic PT2399 juga harus dipastikan tegangan inputnya. Jika tegangan kurang dibawah 3 volt contohnya, berarti ada komponen sebelum ic yang mengalami kerusakan sehingga mengakibatkan proses kirim tegangan ke ic terganggu.
permisi mas mau tanya... saya beli tone control baru.... saya hubungin ke amplifier kok suaranya lemah sekali padahal semua potensio berfungsi.... dan power amplifier masih ok. mhn pencerahanya
BalasHapusKalau prosedur penyambungan sudah tepat, coba periksa Kabel. Memeriksa kabel harus pakai multi tester. Kabel bisa putus didalam.
BalasHapusErlangga Putra > sebaiknya potensio diganti bro
BalasHapusSugeng Santoso > Nyolder IC nya udah Bener belum. Ingat nyolder ic dan transistor ga boleh lebih dari 3 detik tiap solderan. Klo lewat, ic bisa rusak. Ic nya pake dudukan kah? Klo iya brarti aman. Tapi kalo tidak, hati-hati nyolder ic. Sehabis solder kaki pertama, jangan langsung solder kaki kedua, kasih waktu untuk ic dingin dulu selama 10 detik. Lalu lanjut ke kaki slanjutnya.
BalasHapusKalau nyolder ic pake cara habis nyolder kaki pertama langsungin aja ke kaki kedua trus ketiga, smpai habis dijamin ic akan rusak. Lo bayangin aja ada berapa kaki yg disolder dan ic harus kepanasan terus hingga semua kaki selesai disolder.
Kalau tone control parametrik lama bunyi kemresek bagian apanya yang eror mas. Awalnya sih normal begitu dinnyalain setengah jaman timbul bunyi itu. Mirip sama potensio rusak klo diputer puter. Makasih sebelumnya
BalasHapusMungkin ada komponen yang solderanny kendur. Ini agak susah terlihat, oleh krn itu saya sarankan coba solder ulang semua komponen yg ada di bagian Tone Control. Penyambungan kbel juga perlu di solder ulang agar semakin kuat.
BalasHapusCoba pake IC TL072
BalasHapusBang efek saya pas di coba di amflier enak suara nya , tapi pas disambung ke mixer kok jadi aneh ya suara nya ? Gimana tu bang
BalasHapus* ivanblogspot : itu bisa disebabkan settingan mixer, soket jack pada mixer dah pada kendur, atau bisa karena jack ente ujungya dah kendur.
BalasHapus* 123jabrix : itu disebabkan ada mslh pd jalur bass tone control masbro.
Mungkin sirkuit USB nya sedang dalam masalah gan.
BalasHapusItu alami mas. Klo volume di naikkan apalagi kita menggunakan mic wireless pasti timbul suara dengung atau gemuruh kecuali kita kita jauhkan posisi mic dari speaker.
BalasHapusKemudian hal yg harus diperhatikan ialah jalur line out wireless hrus dihubungkan ke line in polytron bigband agar lebih bersih hasil suaranya. Jangan disambung ke line mic polytron bigband nya. Karena hasilnya pasti beda.
Tanya disini aja bro. Tidak mlayani tanya jwb via WA.
BalasHapusCoba periksa kebutuhan sumber tegangan tone control. Lakukan eksperimen dgn hati2.
BalasHapusMas mau tanya subwofer pada TC saya kok tba" gak fungsi asal mula normal .. trus ic.nya jg sdh sy gnti dg yg baru . Kira" apanyya mas
BalasHapusEdi UzuMakki : bila ada transistor, jgn lupa di cek juga mas. Cek tegangan input ic.
BalasHapusUnknown : cari dahulu bagian atau jalur output Tone control ke input power amp. Putuskan hubungan keduanya dan ganti dengan parametic dgn cara mengubungkan output parametic ke input power amp.
Itu jelas ada mslh di blok echo pada rangkaian tone controlnya mas..
BalasHapussalam kenal danil..
BalasHapus1.amplifier 400w mono sanken 2 set.
2.power suplly mengunakan inventer 12v ke 32v.
3.elco 50v/10000uf=6buah
4.tone control
5.speaker 12inc acr 1 buah +10inc 2 buah.
pertanyaan - ketika volume tone control di naikan full suara sama,seperti setengah/arah pukul 12 atau tidak bisa lantang lagi.
apa masalahnya bang?
Mas danil saya mau nanya saya punya ampli gitar randall rg100sc 12"x2, kalo dinyalain noise , kalo volume dibuka tambah gede noise nya :(.
BalasHapustrus kalo level clean channelnya dibuka jg makin parah noise nya, apa itu yg rusak bagian elconya atau potensionya? mohon pencerahan mas. :(