Mengenal Seven Modes: Panduan Lengkap 7 Mode Diatonik untuk Improvisasi Gitar (2025)
Modes (atau sering juga disebut modal scale / modus) adalah salah satu topik yang hampir selalu membuat gitaris terbagi dua. Ada yang merasa modes itu “cuma teori rumit”, ada juga yang menganggap modes adalah kunci untuk membuka level improvisasi yang lebih tinggi.
Yang menarik, modes sebenarnya bukan sesuatu yang asing. Banyak gitaris sudah memainkan modes tanpa sadar, hanya saja mereka belum menamai konsepnya. Bahkan dalam musik populer, rock, metal, jazz, fusion, hingga pop modern, modes digunakan hampir di mana-mana.
Masalahnya, modes sering diajarkan dengan cara yang membuatnya terasa lebih rumit dari yang seharusnya. Banyak tutorial menjelaskan modes hanya sebagai:
Main scale C major, tapi mulai dari D, itu Dorian.
Secara teknis kalimat itu benar. Tetapi sebagai gitaris, Anda butuh pemahaman yang lebih praktis:
kenapa Dorian terdengar berbeda?
nada mana yang harus ditonjolkan?
modes cocok dipakai di chord apa?
bagaimana cara latihan agar modes terasa musikal, bukan sekadar naik turun scale?
Di artikel ini, kita akan membahas Seven Modes (7 mode diatonik) secara lengkap, mulai dari definisi, struktur interval, karakter rasa (mood), sampai contoh implementasi di progresi chord. Artikel ini juga saya susun agar cocok untuk Blogger: SEO-friendly, rapi, dan bisa dibaca oleh pemula sampai intermediate.
Apa Itu Modes dalam Musik? (Definisi yang Benar untuk Gitaris)
Definisi yang paling mudah untuk gitaris:
Modes adalah “rasa” atau “warna” skala yang muncul karena posisi interval terhadap root/tonic berbeda.
Artinya, modes bukan sekadar memainkan not yang sama dari major scale, tetapi menempatkan nada tertentu sebagai pusat gravitasi. Di sinilah banyak gitaris salah: mereka memainkan not-not Dorian tetapi tetap merasa “C major”, karena mereka tidak menekankan root Dorian.
Secara teknis, modes bekerja karena musik tonal sangat bergantung pada hubungan interval terhadap root. Ketika root berubah, maka interval seperti b3, #4, atau b7 akan memberi karakter rasa yang berbeda.
Kenapa Seven Modes Disebut “Bagian dari Diatonic Scale”?
Seven modes berasal dari satu sistem: Major Scale.
Jika kita ambil contoh paling mudah:
C Major (Ionian)
C – D – E – F – G – A – B
Seven modes adalah hasil dari menjadikan tiap nada dalam skala tersebut sebagai root.
Jadi:
-
C sebagai root → C Ionian
-
D sebagai root → D Dorian
-
E sebagai root → E Phrygian
-
F sebagai root → F Lydian
-
G sebagai root → G Mixolydian
-
A sebagai root → A Aeolian
-
B sebagai root → B Locrian
Notnya sama, tetapi root-nya berbeda.
Dan root yang berbeda = interval berbeda = rasa berbeda.
Dua Cara Memahami Modes (Cara yang Benar dan Cara yang Menjebak)
Sebelum masuk ke 7 mode, Anda perlu memahami dua pendekatan modes yang sering dipakai.
Pendekatan 1: “Relative Modes” (Not Sama, Root Berbeda)
Ini adalah cara yang paling sering diajarkan:
D Dorian adalah C Major tapi mulai dari D.
Cara ini berguna untuk memahami asal modes. Tetapi kelemahannya adalah gitaris sering terjebak berpikir bahwa modes hanya “scale major yang diputar”.
Pendekatan 2: “Parallel Modes” (Root Sama, Interval Berbeda)
Ini cara yang lebih musikal:
Bandingkan semua mode dengan root yang sama.
Misalnya semua mode dengan root C:
-
C Ionian
-
C Dorian
-
C Phrygian
-
C Lydian
-
C Mixolydian
-
C Aeolian
-
C Locrian
Dengan cara ini, Anda lebih cepat memahami perbedaan karakter karena root tetap sama, tetapi interval berubah.
Secara praktik improvisasi, pendekatan parallel jauh lebih efektif untuk membuat modes terdengar “nyata”.
Tabel Seven Modes (Struktur Interval + Karakter)
Berikut struktur interval 7 modes jika dibandingkan dari root.
Format: 1 – 2 – 3 – 4 – 5 – 6 – 7
1) Ionian (Major Scale)
Formula: 1 – 2 – 3 – 4 – 5 – 6 – 7
Karakter: Mayor, stabil, “happy”
Chord utama: Major7 / Major
2) Dorian
Formula: 1 – 2 – b3 – 4 – 5 – 6 – b7
Karakter: Minor tetapi “bright” karena ada 6 natural
Chord utama: Minor7 (m7)
3) Phrygian
Formula: 1 – b2 – b3 – 4 – 5 – b6 – b7
Karakter: Minor gelap, Spanish/metal vibe
Chord utama: Minor, sus, atau vamp
4) Lydian
Formula: 1 – 2 – 3 – #4 – 5 – 6 – 7
Karakter: Mayor modern, dreamy, “floating”
Chord utama: Major7 (terutama dengan #11)
5) Mixolydian
Formula: 1 – 2 – 3 – 4 – 5 – 6 – b7
Karakter: Mayor tapi “rock/bluesy” karena b7
Chord utama: Dominant7
6) Aeolian (Natural Minor)
Formula: 1 – 2 – b3 – 4 – 5 – b6 – b7
Karakter: Minor klasik, sedih
Chord utama: Minor / Minor7
7) Locrian
Formula: 1 – b2 – b3 – 4 – b5 – b6 – b7
Karakter: Diminished, unstable, tegang
Chord utama: m7b5 (half-diminished)
Pembahasan 7 Modes Secara Detail (Dengan Contoh Praktis Gitar)
Di bagian ini saya jelaskan satu per satu dengan gaya yang mudah dipakai untuk improvisasi.
1. Ionian Mode (Mayor Natural)
Ionian adalah mode pertama dan paling familiar. Ini adalah major scale standar. Kalau Anda pernah belajar tangga nada mayor, berarti Anda sudah belajar Ionian.
Contoh:
C Ionian:
C – D – E – F – G – A – B
Secara teknis, Ionian memiliki interval mayor lengkap:
-
3 natural (major third)
-
7 natural (major seventh)
Itulah yang membuat Ionian terdengar stabil dan “selesai”. Banyak lagu pop memakai Ionian karena karakternya mudah diterima telinga.
Chord yang cocok:
-
C Major
-
Cmaj7
-
C6
Nada yang harus ditonjolkan agar terasa Ionian:
-
3 (E)
-
7 (B)
Karena dua interval ini yang paling mendefinisikan mayor modern.
2. Dorian Mode (Minor yang Cerah)
Dorian adalah mode favorit banyak gitaris, terutama di rock, funk, blues modern, dan jazz. Dorian terdengar minor, tetapi tidak terlalu sedih.
Contoh dari C major:
D Dorian:
D – E – F – G – A – B – C
Perbedaan utama Dorian dibanding Aeolian (natural minor) adalah:
-
Dorian punya 6 natural
-
Aeolian punya b6
Itulah mengapa Dorian terasa lebih “funky” dan lebih bright.
Chord yang cocok:
-
Dm7
-
Dm9
-
Dm11
Nada kunci Dorian:
-
6 natural (B dalam D Dorian)
Jika Anda ingin Dorian terdengar jelas, sering-seringlah mendarat di nada 6.
3. Phrygian Mode (Minor Gelap + b2)
Phrygian adalah mode minor yang paling “gelap” dan khas. Karakter utamanya adalah b2 (flat second). Interval ini memberi rasa tegang, seperti musik Spanyol atau metal.
Contoh:
E Phrygian (dari C major):
E – F – G – A – B – C – D
Phrygian terdengar sangat berbeda dibanding Dorian/Aeolian karena b2 sangat dominan.
Chord yang cocok:
-
Em
-
Em7
-
Esus
-
vamp E5 + F5 (gaya metal)
Nada kunci Phrygian:
-
b2 (F)
Jika Anda menekankan b2 ke root (F → E), nuansa Phrygian akan langsung keluar.
4. Lydian Mode (Mayor Modern + #4)
Lydian adalah mode mayor yang paling “modern”. Karakter utamanya adalah #4 (sharp fourth). Interval ini memberi rasa dreamy, floating, dan cinematic.
Contoh:
F Lydian (dari C major):
F – G – A – B – C – D – E
Perbedaan utama Lydian vs Ionian adalah:
-
Lydian punya #4
-
Ionian punya 4 natural
Chord yang cocok:
-
Fmaj7
-
Fmaj9
-
Fmaj7#11
Nada kunci Lydian:
-
#4 (B)
Kalau Anda ingin Lydian terasa, jangan takut menekankan #4 karena itulah identitasnya.
5. Mixolydian Mode (Mayor Rock dengan b7)
Mixolydian adalah mode mayor yang sangat populer di rock, blues, funk, dan country. Karakter utamanya adalah b7.
Contoh:
G Mixolydian (dari C major):
G – A – B – C – D – E – F
Mixolydian terasa “mayor” karena ada 3 natural, tetapi terdengar lebih bluesy karena b7.
Chord yang cocok:
-
G7
-
G9
-
G13
Nada kunci Mixolydian:
-
b7 (F)
Inilah alasan Mixolydian sering dipakai pada dominant chord.
6. Aeolian Mode (Natural Minor)
Aeolian adalah natural minor. Ini mode yang paling sering dipakai dalam lagu-lagu minor.
Contoh:
A Aeolian (dari C major):
A – B – C – D – E – F – G
Aeolian punya b6 dan b7. Ini yang membuatnya terdengar sedih, dramatis, dan klasik.
Chord yang cocok:
-
Am
-
Am7
-
Am9
Nada kunci Aeolian:
-
b6 (F)
Banyak gitaris terlalu fokus pada b3, padahal b6 adalah penentu rasa minor Aeolian.
7. Locrian Mode (Diminished / Half-Diminished)
Locrian adalah mode paling jarang dipakai dalam musik populer. Alasannya sederhana: Locrian terdengar tidak stabil karena punya b5.
Contoh:
B Locrian (dari C major):
B – C – D – E – F – G – A
Interval b5 membuat Locrian terdengar tegang. Tetapi di jazz, Locrian dipakai untuk chord m7b5.
Chord yang cocok:
-
Bm7b5 (half diminished)
-
iiø di minor key
Nada kunci Locrian:
-
b5 (F)
Cara Menggunakan Modes di Gitar (Bagian yang Paling Penting)
Banyak gitaris sudah hafal 7 modes, tetapi tetap bingung cara memakainya. Ini normal, karena modes bukan sekadar hafalan. Modes adalah konsep harmoni.
Berikut pendekatan yang benar.
1) Modes Paling Efektif Dipakai Saat Ada “Chord Vamp”
Chord vamp artinya progresi yang lama bertahan di satu chord atau dua chord.
Contoh:
-
Dm7 selama 8 bar
-
Dm7 → G7 bolak-balik
-
Em → F (metal Phrygian)
Dalam kondisi vamp, modes akan terdengar jelas karena pusat tonal tidak cepat berubah.
2) Modes Harus Diikat ke Chord Tone
Jika Anda ingin improvisasi modal terdengar musikal, Anda harus menarget chord tones.
Misalnya:
-
pada Dm7: target D – F – A – C
-
pada G7: target G – B – D – F
-
pada Fmaj7: target F – A – C – E
Modes hanya “warna”. Chord tone adalah struktur.
3) Gunakan “Characteristic Notes”
Setiap mode punya nada khas. Jika Anda tidak menekankan nada khas itu, mode akan terdengar seperti scale biasa.
Ringkasnya:
-
Ionian: 7
-
Dorian: 6
-
Phrygian: b2
-
Lydian: #4
-
Mixolydian: b7
-
Aeolian: b6
-
Locrian: b5
Contoh Progresi dan Cara Memilih Mode (Versi Praktis)
Sekarang kita masuk bagian yang paling sering dicari gitaris: kapan mode dipakai?
Progresi 1: C – Bb – F (Nuansa Modal Rock)
Misalnya progresi:
C Major → Bb Major → F Major
Secara tonal, progresi ini sering terasa seperti F Major (I = F, IV = Bb, V = C). Jadi secara aman Anda bisa memainkan F major scale.
Tetapi jika ingin modal:
-
di C Major: gunakan C Ionian atau C Mixolydian untuk rasa rock
-
di Bb Major: gunakan Bb Lydian untuk rasa modern
-
di F Major: gunakan F Ionian atau F Lydian
Kunci agar tidak terdengar “random” adalah menarget chord tones saat chord berubah.
Progresi 2: Am – G – F – Em (Minor Modal)
Progresi ini sering muncul di rock.
-
Pada Am: mainkan A Aeolian
-
Pada G: Anda bisa tetap Aeolian, atau buat G Mixolydian
-
Pada F: Anda bisa pakai F Ionian
-
Pada Em: cocok untuk E Phrygian jika ingin gelap
Dalam progresi minor seperti ini, perbedaan mode akan terasa jika Anda menekankan characteristic note masing-masing.
Latihan Modes yang Efektif (Bukan Sekadar Naik Turun Tangga Nada)
Ini bagian yang membedakan gitaris yang “hafal modes” vs gitaris yang “bisa pakai modes”.
Latihan 1: Drone Note (Cara Paling Cepat Membuat Mode Terasa)
Gunakan drone note (misalnya root) dari backing track.
Contoh:
-
putar drone D
-
mainkan D Ionian, D Dorian, D Phrygian, D Lydian, dst
Karena root tidak berubah, Anda akan benar-benar mendengar perbedaan rasa mode.
Latihan 2: Fokus 3 Nada Kunci
Jangan mainkan semua 7 nada dulu.
Contoh Dorian:
-
1 – b3 – 6
Itu sudah cukup untuk memunculkan rasa Dorian.
Latihan 3: Arpeggio + Passing Notes
Improvisasi yang enak biasanya:
-
chord tones sebagai “tiang”
-
mode notes sebagai “warna”
Jadi latihan terbaik:
-
mainkan arpeggio chord
-
sisipkan nada mode di antara chord tone
Latihan 4: Buat Lick Modal Pendek
Ambil satu lick pendek 2 bar, lalu ubah mode.
Contoh:
-
buat lick di D Dorian
-
ubah jadi D Aeolian
-
ubah jadi D Phrygian
Dengan cara ini, Anda belajar rasa tanpa menghafal shape.
Kesalahan Umum Saat Belajar Modes
1. Menganggap Modes = Shape di Fretboard
Modes bukan shape. Shape hanya alat.
2. Tidak Menekankan Root
Kalau Anda main D Dorian tetapi tetap mendarat di C, maka terdengar C major.
3. Tidak Mengerti Hubungan Chord dan Mode
Mode harus sesuai chord. Misalnya Mixolydian cocok untuk dominant chord.
4. Terlalu Banyak Not, Terlalu Sedikit Musik
Modes bukan kompetisi hafalan. Modes adalah bahasa.
Ringkasan Cepat Seven Modes (Cheat Sheet)
Mayor:
-
Ionian (normal)
-
Lydian (#4)
-
Mixolydian (b7)
Minor:
-
Dorian (6)
-
Phrygian (b2)
-
Aeolian (b6)
Diminished:
-
Locrian (b5)
Penutup
Modes memang terlihat rumit di awal, tetapi begitu Anda memahami konsepnya, modes justru membuat improvisasi lebih terarah dan lebih berwarna. Seven modes bukan sekadar teori, melainkan cara untuk memilih “warna” yang tepat sesuai harmoni.
Jika Anda ingin cepat berkembang:
-
pahami interval mode
-
pahami chord yang cocok
-
latih characteristic notes
-
gunakan backing track atau drone
Dengan latihan konsisten, modes akan terasa natural dan otomatis masuk ke permainan Anda, tanpa harus berpikir terlalu keras.
Keep jreeeeng, musicians! 🎸
FAQ (SEO Blogger)
1. Apa itu modes dalam gitar?
Modes adalah variasi dari skala diatonik yang memiliki root berbeda, sehingga menghasilkan karakter rasa yang berbeda.
2. Apa mode paling sering dipakai?
Ionian, Aeolian, Dorian, Mixolydian.
3. Kenapa Dorian terdengar beda dari Aeolian?
Karena Dorian punya 6 natural, sedangkan Aeolian punya b6.
4. Mode apa yang cocok untuk chord dominant 7?
Mixolydian.
5. Locrian dipakai untuk chord apa?
Untuk chord m7b5 (half-diminished).










Posting Komentar untuk "7 Modes Gitar yang Wajib Dikuasai: Cara Pakai Modes untuk Solo dan Improvisasi"
Silakan tinggalkan komentar yang sopan dan sesuai aturan. Terima kasih sudah ikut menjaga kualitas diskusi di belajaraudiomusik.com